Kajian usaha budidaya bunga mawar
Pasca Panen Bunga Mawar
1) Pengumpulan pascapanen bunga potong mawar:
a) Kumpulkan bunga segera seusai panen dan masukkan ke dalam wadah (ember) yang berisi air bersih. Posisi tangkai bunga diatur sebelah bawah terendam air.
b) Angkut seluruh hasil panen ke tempat pengumpulan hasil untuk memudahkan penanganan berikutnya.
2) Pengumpulan pascapanen bunga mawar tabur:
Kumpulkan kuntum bunga mawar yang baru dipetik ke dalam suatu wadah (keranjang plastik, tampah/ember berisi air bersih).
Penyortiran dan Penggolongan
1) Sortir bunga yang rusak, layu dan busuk pisahkan secara tersendiri.
2) Klasifikasikan bunga berdasarkan jenis, ukuran bunga, panjang tangkai bunga dan warna bunga yang seragam. Pengklasifikasian berdasarkan panjang tangkai bunga dipisahkan ke dalam dua grade. Grade A bunga dengan panjang tangkai lebih dari 60 cm, grade B panjang tangkai kurang dari 60 cm.
Penyimpanan
1) Untuk bunga potong mawar, simpan bunga yang telah dikemas ke dalam ruang penyimpanan bersuhu dingin (cold storage) dengan kelembaban relatif stabil 90 %.
2) Untuk bunga mawar tabur, simpan di tempat/ruangan teduh, dingin, lembab, dan sirkulasi udara baik.
Pengemasan dan Pengangkutan
1) Ikat bunga yang telah diklasifikasikan dan disatukan menjadi suatu ikatan-ikatan. Tiap ikatan berisi 20 tangkai bunga.
2) Kemas ikatan-ikatan bunga tadi ke dalam keranjang/dos karton dan sirkulasi udara baik.
3) Angkut bunga mawar ke tempat sasaran pasar.
4) Alasi pangkai tangkai bunga dengan kapas basah atau masukkan ke dalam botol plastik berisi air, terutama untuk tujuan pengiriman jarak jauh.
5) Tambahkan remukan es di sekitar wadah (kontainer) bunga mawar agar kondisi ruangan alat angkut cukup dingin dan lembab.
Prakiraan produksi bunga mawar
Langkah pemetikan bunga mawar
Periode panen bunga mawar
Hama-hama lain pada bunga mawar
pengendalian : disemprot insektisida hostathion 40 ec, decis 2, 5 ec, dekasulfan 350 ec, nomolt 50 ec atau confidor 70 ws pada konsentrasi yang disarankan.
b ) serangga malam ( night feeding insect ), menyerang daun serta bunga.
pengendalian : disemprot dengan insektisida yang dipakai pada pengendalian ulat daun.
c ) serangga pengisap sel tanaman ( leaf hoppers ), menyerang daun sampai bintik-bintik putih membentuk lingkaran.
pengendalian : disemprot dengan insektisida yang dipakai pada pengendalian ulat daun.
d ) lalat ( dasyncura rhodophaga ), ukuran tubuh kecil 1, 2 mm, warna coklat kemerah-merahan/kekuning-kuningan. telur ditempatkan pada tunas baru, sesudah jadi larva dapat merusak/memakan tunas. larva menjatuhkan diri ke tanah, lantas kurun waktu 1 minggu beralih jadi lalat.
pengendalian : memusnahkan tanaman yang diserang berat dengan dibakar, melindungi kebersihan kebun, serta penyemprotan insektisida agrohion 50 ec, meothrin 50 ec atau ofunack 40 ec pada konsentrasi yang disarankan.
e ) kutu batang ( aulacaspis rosae ) dari famili coccidae, berukuran kecil 3 mm,
tanda-tanda : mengisap cairan sel tanaman, sisi daun serta batang. sisi yang diserang dapat layu, makin lama jadi kering ( mati ).
pengendalian : memangkas sisi tanaman yang diserang untuk dimusnahkan/dibakar serta disemprot dengan insektisida decis 2, 5 ec, mitac 200 ec, monitor 200 lc atau orthene 75 sp pada konsentrasi yang disarankan.
f ) kumbang kecil ( small carpenter bees ), ukuran tubuh kecil panjang 8 mm, warna hitam-metalik,
tanda-tanda : melubangi sekalian mengakibatkan kerusakan batang sisi didalam. tanaman yang terserang jadi layu.
pengendalian : memangkas sisi tanaman yang terserang untuk dibakar atau disemprot dengan insektisida : decis 2, 5 ec, atabron 50 ec, buldok 25 ec atau bassa 50 ec pada konsentrasi yang disarankan
Hama pada bunga
kutu daun, kecil, panjang ±0, 6 mm, berwarna hijau, terkadang tidak bersayap. menyerang pucuk, kerap melekat pada ranting serta kuncup bunga.
tanda-tanda : : mengisap cairan ( sel ) tanaman, hingga mengakibatkan tanda-tanda abnormal, pada daun atau pucuk lantas keriting/mengkerut. bisa bertindak sebagai vektor virus serta kerap meninggalkan cairan madu manis yang melekat pada permukaan daun, hingga jadi pemicu penyakit embun jelaga ( capnodium sp. ).
pengendalian : melindungi kebersihan ( sanitasi ) kebun serta disemprot insektisida decis 2, 5 ec atau buldok 25 ec, confidor 200 lc, curacron 500 ec, fastac 15 ec pada konsentrasi yang disarankan.
2. Kumbang
tiga type kumbang penyerang tanaman mawar : kumbang chafer ( macrodactylis subspinosus ), fuller ( autoserica castanca ) serta curculio ( rhyncite bicolor ). kumbang chafer warna coklat kekuning-kuningan panjang tubuh lebih kurang 12 mm, kumbang fuller warna coklat keabu-abuan, panjang 10 mm. kumbang curculio berwarna merah bergaris hitam ± 5 mm.
tanda-tanda : : mengonsumsi daun, tangkai serta kuntum bunga, hingga bolong-bolong/rusak di bagian yang terserang. larva kerap mengonsumsi perakaran tanaman.
pengendalian : menghimpun serta memusnahkan hama tersebut serta langkah kimia disemprot dengan insektisida hostathion 40 ec, decis 2, 5 ec, ambush 2 ec, elsan 60 ec, dan sebagainya pada konsentrasi yang disarankan.
3. Siput berbulu
tubuh berwarna putih kehijau-hijauan, panjang ± 12 mm, ditutupi bulu-bulu kasar.
tanda-tanda : : pada stadium larva, menyerang tanaman dengan langkah mengonsumsi daun sebelah bawah yang mengakibatkan daun berlubang tinggal tulang daun.
pengendalian : merontokkan kepompong yang melekat pada tanaman, serta disemprot dengan insektisida brestan 60 ( moluskasida ) pada konsentrasi yang disarankan.
4. Tungau ( tetranychus telarius )
tungau serupa laba-laba, amat kecil ± 0, 3 mm, berwarna merah/hijau/kuning. berkembangbiak dengan cepat apabila cuaca lembab serta panas, dan sirkulasi hawa kurang baik.
tanda-tanda : : menyerang tanaman dengan langkah mengisap cairan sel tanaman, di bagian daun/pucuk, hingga mengakibatkan titik-titik merah berwarna kuning/abu-abu kecoklat-coklatan.
pengendalian : disemprot insektisida-akarisida layaknya omite 570 ec atau kelthane 200 ec atau mitac 200 ec meothrin 50 ec, nissuron 50 ec dan sebagainya pada konsentrasi yang disarankan.
5. Thrips
hama ini berukuran amat kecil ± 1 mm, berwarna kuning-oranye/kuning kecoklat-coklatan.
tanda-tanda : : merusak/mengisap cairan sel tanaman, terlebih bunga, daun, serta cabang. menyenangi mawar bunga berwarna kuning/terang yang lain.
pengendalian : pemangkasan sisi tanaman yang diserang berat serta disemprot dengan insektisida mesurol 50 wp, tokuthion 500 ec, pegasus 500 sc, decis 2, 5 ec dan sebagainya pada konsentrasi yang disarankan.
6. Nematoda akar ( meloidgyne sp. )
nematoda akar ukurannya amat kecil ( cuma bisa dipandang dengan mikroskop ).
tanda-tanda : : menyerang akar tanaman mawar, bisa menembus ke sisi batang hingga mengakibatkan tanda-tanda perkembangan kerdil, terkadang layu ( kehilangan kemampuan tumbuh ) serta ada bintil-bintil pada akar.
pengendalian : pergiliran tanaman, sterilisasi media tanam, serta menggunakan bahan kimiawi ( nematisida ) : furadan 3 g, rugby 10 g atau indofuran pendidikan g pada waktu tanam.
Pemeliharaan tanaman bunga mawar
Aktivitas penyiangan umumnya berbarengan dengan pemupukan supaya bisa menghemat cost serta tenaga kerja. rumput liar yang tumbuh pada selokan/parit antar bedengan dibersihkan supaya tidak jadi sarang hama serta penyakit.
penyiangan 1 bulan sekali ( bergantung perkembangan gulma ), dengan mencabut rumput-rumput liar ( gulma ) dengan hati-hati supaya tidak mengakibatkan kerusakan akar tanaman atau bersihkan dengan alat bantu kored/cangkul.
Pemupukan
Type serta dosis ( takaran ) pupuk yang disarankan untuk tanaman mawar yaitu pupuk npk ( 5-10-5 ) sejumlah 5 gram/tanaman. apabila perkembangan tunas lambat dipupuk npk pada perbandingan 10 :10 :5, apabila tangkainya lemah perbandingan pupuk npk 5 :15 :5.
Type serta dosis pupuk lain yaitu campuran pupuk yang terdiri atas : 90–135 kg n ditambah 400 kg p2o5 ditambah 120 kg k2o/ha/tahun atau setara dengan 200– 300 kg urea ditambah 840 kg tsp ditambah 250 kg kcl/ha/tahun. menurut hasil penelitian balai penelitian hortikultura ( balitro ), tanaman mawar butuh dipupuk pupuk npk 5 gram/pohon pada waktu tanam atau 7–15 hari sesudah tanam.
Pemupukan selanjutnya dengan kontinu setiap 3–4 bln. sekali, bergantung situasi perkembangan tanaman. dosis serta type pupuk yang disarankan yaitu campuran pupuk nitrogen 600 kg n ditambah fosfat 1000 kg p2o5 ditambah kalium 400 kg k2o/ha/tahun atau setara dengan urea ± 1350 kg ditambah tsp 2100 kg ditambah kcl 800 kg/ha/tahun. setiap kali pemupukan diberikan 1/4 - 1/3 dosis pupuk 337, 5–450 kg urea ditambah 525–700 kg tsp ditambah 100–133 kg kcl per hektar. pemberian pupuk baiknya pada waktu sebelum saat berbunga, tengah berbunga, serta sesudah kuntum bunga layu. langkah pemberian pupuk dengan ditabur didalam paritparit kecil serta dangkal di antara barisan tanaman atau di sekitar tajuk tanaman, lantas ditutup dengan tanah tidak tebal serta segera disiram sampai cukup basah.
Pengairan serta penyiraman
pengairan serta penyiraman dikerjakan :
a ) pada fase awal perkembangan ( lebih kurang usia 1-2 bln. sesudah tanam ), dikerjakan dengan kontinu setiap hari 1-2 kali. pengairan selanjutnya berangsur-angsur dikurangi atau bergantung situasi cuaca serta type tanah ( media ).
b ) waktu pemberian air yang baik saat pagi serta sore hari, waktu suhu hawa serta penguapan air dari tanah tidak terlampau tinggi.
c ) langkah pengairan yaitu dengan disiram dengan merata menggunakan alat bantu emrat ( gembor ).
Tehnik penanaman bunga mawar
bikin lubang tanam pada jarak 60—60 cm atau 70—70 cm, bergantung type mawar serta kesuburan tanahnya.
Pembuatan lubang tanam
untuk bikin lubang dibutuhkan sekop melengkung agar didapatkan lubang berupa silindris. ukuran lubang 45—45—45 cm. kedalaman yang baik yakni apabila tanaman ditempatkan didalam lubang, kedudukan sisi percabangan utama ( bud union ) letaknya sejajar dengan permukaan tanah. akar mawar tidak bisa menembus tanah terlampau didalam, maka tak perlu mencangkul tanah terlampau didalam, cukup 45/55 cm.
Pada waktu bikin lubang, tanah di permukaan ( top soil ), sub-soil dihimpun terpisah, dikarenakan dapat dipakai untuk menutup lubang kembali. apabila tempat itu tertutup rumput, mesti di ambil didalam wujud lempengan-lempengan serta ditempatkan di area teduh, untuk dipakai sebagai pupuk, memasukkannya ke didalam lubang. lempengan rumput ditempatkan terbalik. top soil digabung dengan bahan organik ( layaknya kompos, pupuk hijau, pupuk kandang dan seterusnya ) perbandingan 4 sisi tanah serta 1 sisi bahan organik. lubang ditimbuni sub-soil digabung dengan bahan organik ( didalam jumlah semakin banyak daripada campuran untuk top soil ) serta super fosfat ( bisa juga digunakan tepung tulang ) 20%. jumlah super fosfat 1, 5-2 kg per 10 m2 tanah, tepung tulang 1, 5-3 kg per 10 m2. lubang diisi top soil serta bahan organik hingga membentuk gundukan.
Langkah penanaman
waktu tanam mawar yaitu pada awal musim hujan ( apabila situasi airnya cukup bisa dikerjakan selama musim/tahun. tanaman mawar yang ditanam berbentuk bibit cabutan ( tanpa tanah ), serta bibit yang datang dari polybag.
Langkah penanaman bibit mawar cabutan :
a ) bongkar bibit tanaman mawar dari kebun pembibitan dengan cabutan.
b ) potong beberapa batang serta cabang-cabangnya, sisakan 20–25 cm supaya habitus tanaman jadi perdu ( pendek ).
c ) potong beberapa akar-akarnya dengan gunting pangkas tajam serta steril.
d ) rendam bibit mawar didalam air atu larutan zat pengatur tumbuh ( zpt ) layaknya dekamon 1–2 cc/liter sepanjang 15–30 menit.
e ) tanam bibit mawar di dalam-tengah lubang tanam serta akarnya diatur menyebar ke seluruh arah. timbun ( urug ) dengan tanah sampai batas pangkal leher batang.
f ) padatkan tanah di sekitar batang tanaman mawar pelan-pelan supaya akarakarnya bisa kontak segera dengan air tanah.
g ) siram tanah di sekitar perakaran tanaman sampai basah.
h ) gunakan naungan sesaat dari anyaman bambu/bahan lain untuk melindugi tanaman mawar dari teriknya cahaya matahari sore hari.
Penanaman bibit mawar dari polybag tidak sama dengan penanaman bibit mawar cabutan. bibit mawar dari polybag dipindahtanamkan dengan lengkap berbarengan tanah serta akar-akarnya. tata langkah penanaman bibit mawar dari polybag yaitu seperti berikut :
a ) siram media didalam polybag yang diisi bibit mawar sampai cukup basah.
b ) angkat polybag lantas balikkan posisinya sembari ditekuk-tekuk sisi dasarnya supaya bibit mawar berbarengan tanah serta akar-akarnya lepas ( keluar ) dari polybag. apabila polybag berukuran besar, maka pengeluaran bibit mawar bisa dengan langkah menyobek atau menyayat polybag tersebut.
c ) tanamkan bibit mawar ke didalam lubang tanam yang sudah disediakan jauh hari pada mulanya. letak bibit mawar pas di dalam-tengah lubang tanam, lantas urug dengan tanah hingga penuh sembari dipadatkan pelan-pelan
d ) siram tanah di sekitar perakaran tanaman mawar sampai cukup basah. bibit mawar dapat segera fresh serta tumbuh tanpa melewati pelayuan atau istirahat dulu.
Pengolahan media tanam untuk bunga mawar
persiapan
a ) Penyiapan tempat kebun/taman
- tempat untuk kebun/taman mawar dipilih tanah gembur, subur serta memperoleh cahaya matahari segera ( terbuka ).
- bersihkan lokasi kebun dari rumput-rumput liar/batu kerikil.
b ) Penyiapan media didalam pot
- siapakan media tanam berbentuk tanah subur, pupuk organik ( pupuk kandang, kompos, super tw plus ) serta pasir. komposisi media campuran tanah, pupuk kandang, kompos serta pasir, 1 :1 :1. campuran tanah dengan super tw plus perbandingan 6 :1.
- siapkan pot yang ukurannya sesuai dengan besar kecilnya tanaman mawar. pot yang sangat baik yaitu pot yang terbuat berbahan tanah serta tidak dicat.
- siapkan beberapa bahan penunjang yang lain layaknya pecahan bata merah atau genteng atau arang. bahan tersebut bisa berperan sebagai pengisap berlebihan air ( drainase ) serta meringankan pada saat perpindahan tanaman ke pot atau area tanam yang baru.
c ) Pengisian media tanam ke didalam pot
- basic pot dilubangi untuk berlebihan air.
- basahi pot dengan air sampai cukup basah.
- isikan pecahan bata merah/genting/arang pada basic pot setebal ±1 cm hingga sepertiga sisi pot, lubang pembuangan air di basic pot janganlah terhalang.
- isikan serasah ( humus ) dengan merata setebal ± 1cm diatas susunan bata merah/genting.
- isikan media tanam campuran tanah, pasir serta pupuk kandang/ kompos ( 1 :1 :1 ) atau campuran tanah dengan pupuk organik super tw plus ( 6 :1 ) ditambah sedikit abu dapur. pengisian media hingga 90 persen penuh atau 0, 5- 1, 0 cm dibawah batas permukaan pot sebelah atas. pot siap ditanami bibit ( tanaman ) mawar.
Pembentukan bedengan
bikin bedengan-bedengan dengan ukuran lebar 100-120 cm, tinggi 30 cm, jarak antar bedengan 30-40 cm, serta panjangnya bergantung situasi tempat. apabila dapat dirancang taman mawar yang asimetris, maka penyiapan lahannya dibikin bentukbentuk yang di idamkan, contohnya lingkaran ( bulat ) atau guludan-guludan yang cocok dengan lingkungan sekitarnya.
Pemupukan
pupuk organik ( pupuk kandang/kompos ) 20-30 ton/hektar atau super tw plus 4-5 ton/hektar diberikan dengan disebar serta digabung merata berbarengan tanah sembari membereskan tempat ( bedengan ). pemberian pupuk organik dengan dimasukkan ( diisikan ) ke didalam lubang tanam rata-rata 1-2 kg/tanaman.
Pembibitan bunga mawar
agar biji tumbuh dengan baik, tentukan biji yang sehat memasukan ke didalam air ( yang baik dapat tenggelam, yang mengapung dibuang ).
Penyiapan benih
tahap-tahap penyiapan benih tanaman dari biji :
a )
penentuan buah
- tentukan buah mawar dari tanaman induk yang telah produktif berbunga serta type unggul cocok hasrat.
- petik buah mawar terpilih yang telah masak ( masak ) di pohon.
b ) Perlakuan after ripening
- siapkan media semai berbentuk tanah berhumus serta berpasir ( 1 :1 ).
- masukkan ( isikan ) media tadi ke didalam bak persemaian atau wadah yang praktis serta layak dipakai untuk area semai.
- siram media semai dengan air bersih sampai cukup basah ( lembab ).
- tanamkan buah mawar satu persatu kedalam media semai sampai cukup terkubur sedalam 0, 5-1, 0 cm.
- biarlah buah mawar sampai kulit luarnya membusuk pada situasi media yang lembab, beraerasi baik, serta suhu udaranya lebih kurang 5 derajat c. waktu yang dibutuhkan pada perlakuan after ripening berkisar pada 50-270 hari ( bergantung type mawar ).
Tehnik penyemaian benih
a ) ambillah ( angkat ) biji-biji mawar dari buah yang sudah membusuk saat media semai.
b ) tentukan biji-biji mawar yang baik, yakni bernas yang tenggelam apabila dimasukkan ke didalam air
c ) bersihkan biji mawar dengan air bersih.
d ) tiriskan biji-biji mawar terpilih di tempat teduh untuk segera disemaikan pada bak persemaian.
e ) semaikan biji mawar dengan merata menurut barisan pada jarak antar-baris 5- 10 cm. biji dapat berkecambah pada usia empat minggu sesudah semai.
Pemeliharaan pembibitan/penyemaian
a ) siram media persemaian mawar dengan kontinu 1-2 kali 1 hari.
b ) sapih ( perjarang ) bibit mawar yang telah cukup besar ke didalam polybag kecil yang telah diisi media campuran tanah, pasir serta pupuk organik ( 1 :1 :1 ).
Perpindahan bibit
pindahkan tanam bibit mawar yang telah berusia 22 bln. ke kebun/tempat penanaman yang terus ( permanen ).
Syarat petumbuhan bunga mawar
1.angin tidak merubah didalam perkembangan bunga mawar.
2. curah hujan untuk perkembangan bunga mawar yang baik yaitu 1500-3000 mm/tahun. membutuhkan cahaya matahari 5-6 jam /hari. di tempat cukup cahaya matahari, mawar dapat rajin serta lebih cepat berbunga dan berbatang kokoh. cahaya matahari pagi tambah baik daripada cahaya matahari sore, yang mengakibatkan pengeringan tanaman.
3. tanaman mawar memiliki daya adaptasi amat luas pada lingkungan tumbuh, bisa ditanam di tempat beriklim dingin/sub-tropis ataupun di tempat panas/tropis. suhu hawa sejuk 18-26 derajat c serta kelembapan 70-80 persen.
Media tanam
1.penanaman dikerjakan dengan segera pada tanah dengan permanen di kebun atau didalam pot. tanaman mawar pas pada tanah liat berpasir ( kandungan simak 20-30 persen ), subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi serta drainase baik.
2. pada tanah latosol, andosol yang mempunyai karakter fisik serta kesuburan tanah yang cukup baik.
3. derajat keasaman tanah yang ideal yaitu ph=5, 5-7, 0. pada tanah asam ( ph 5, 0 ) butuh pengapuran kapur dolomit, calcit atupun zeagro dosis 4-5 ton/hektar.
pemberian kapur mempunyai tujuan untuk menaikan ph tanah, menambah unsur-unsur ca serta mg, melakukan perbaikan kehidupan mikroorganisme, melakukan perbaikan bintil-bintil akar, kurangi keracunan fe, mn, serta al, dan menambah ketersediaan unsurunsur p serta mo. tanah berpori-pori amat diperlukan oleh akar mawar.
Ketinggian area
mawar tumbuh baik pada :
1.ketinggian 560-800 m dpl, suhu hawa minimum 16-18 derajat c serta maksimum 28–30 derajat c.
2. ketinggian 1100 m dpl, suhu hawa minimum 14-16 derajat c, maksimum 24–27 derajat c.
3. ketinggian 1400 m dpl, suhu hawa minimum 13, 7-15, 6 derajat c serta maksimum 19, 5-22, 6 derajat c.
di tempat tropis layaknya indonesia, tanaman mawar bisa tumbuh serta produktif berbunga di dataran rendah hingga tinggi ( pegunungan ) rata-rata 1500 m dpl.
Sentra penanaman bunga mawar
Faedah tanaman bunga mawar
2 ) tanaman hias didalam pot pengindah serta penyemarak area tamu maupun koridor.
3 ) jadikan bunga tabur pada upacara kenegaraan atau kebiasaan ritual.
4 ) diekstraksi minyaknya sebagai bahan minyak wangi atau obat-obatan ( pada skala penelitian di puslitbangtri ).
Type tanaman bunga mawar
kingdom
: plantae
divisi : spermatophyta
sub divisi : angiospermae
kelas : dicotyledonae
ordo : rosanales
famili : rosaceae
genus : rosa
species : rosa damascena mill., r. multiflora thunb., r. hybrida hort., dan sebagainya.
Di indonesia berkembang bermacam type mawar hibrida yang datang dari holand ( belanda ). mawar yang banyak yang berminat yaitu jenis hybrid tea serta medium, mempunyai variasi warna bunga cukup banyak, mulai putih hingga merah padam serta tingkat produktivitas tinggi : 120-280 kuntum bunga/m2 /tahun.
Varietas-varietas mawar hibrida ( hybrid tea ) yang sudah ditanam di indonesia oleh pt. perkebunan mangkurajo yaitu : coctail, diplomat, idole, jacaranda, laminuette, osiana, pareo, samorai, sonate de meilland, sonia, sweet sonia, tineke, vivaldi, white success serta yonina. namun mawar jenis medium diantaranya yaitu golden times, jaguar, sissel, laser, serta kiss. berlebihan varietas mawar hibrida yaitu tahan lama serta warna-warninya menarik. mawar jenis hybrid tea bertangkai bunga 80-120 cm, jenis medium 40-60 cm.
Sebagian varietas mawar introduksi yang disarankan didataran rendah : cemelot, frad winds, mr. lincoln, serta golden lustee sebagai mawar bunga potong. namun varietas folk song, khatherina zeimet, woborn abbey serta cimacan salem untuk tanaman taman.
Histori singkat bunga mawar
Cara merawat tanaman mawar
* Beri makan serta minum dengan teratur. makanan berbentuk pupuk spesial tanaman mawar atau bila tak ada beri kompos atau humus. pemupukan dikerjakan menyambut musim semi atau jika di indonesia waktu akhir musim hujan, menyambut musim semi.
beri makan lagi tiap-tiap 2 bln. sepanjang periode berbunga. saya biasa menggunakan pupuk organik spesial mawar, kadang-kadang juga kotoran sapi serta kotoran ayam yg telah lantas ( telah kering serta terkomposisi / bukan hanya yg tetap baru ).
beri minum yg banyak cocok yg telah saya catat diatas.
* Gemburkan tanah serta cabut gulma / tanaman liar. sekarang ini saya telah tidak kerjakan trick ini lagi, diganti dengan mulching.
mulching yaitu tindakan menutupi tanah dibawah pohon mawar dengan bahan organik. bahan organik ini dapat berbentuk cacahan kulit pohon, cacahan daun2an, potongan rumput yg dipangkas, jerami, potongan sayuran buangan dari dapur. mulching ini hindari tumbuhnya tanaman liar, kurangi frekwensi penyiraman dikarenakan kelembapan tanah terjaga, bahan2nya dapat terlomposisi serta jadi humus yang bagus untuk tanaman. mulching di musim dingin jadi pelindung untuk mawar dari terpaan salju serta udara dingin.
* Memangkas mawar.
mawar merambat / climbing rose / rosier grimpant pada 2 th. pertama tidak bisa dipangkas dikarenakan dapat bikin tanaman itu tidak membuahkan cabang2 yang panjang serta merambat. pangkas atau buang cabang yg kering, yang mengarah ke didalam tanaman serta ranting yang bunganya sudah layu. buang juga ranting dengan daun yang menguning.
lebih jauh perihal pemangkasan mawar dapat saya catatkan tersendiri di waktu yang akan tiba.
* Menghindar serta menyembuhkan penyakit mawar
Apabila tanah subur serta lobang area tanam dibikin didalam, maka mawar dapat jarang sakit. penyakit yang umum pada mawar yaitu marsonia ( bercak hitam ), oidium serta karat daun. apabila itu berlangsung saya cuma berikan makan tanaman, serta buang daun2 yang sakit ( dipotong, dihimpun serta dibakar ). untuk pencegahan saya menyemprotkan cairan preles ( bahan organik ).
hama mawar berbentuk kutu daun( di prancis dimaksud puceron ), yang mengonsumsi pucuk muda serta kuncup bunga. saya tangani memencet kutu tsb. jika umumnya umumnya saya pakai campuran air savon de marseille ( sabun marseille yakni sabun organik ) serta sesendok minyak sayur / olive oil ). saya semprotkan cairan ini serta selang 3 hari lantas disemrotkan lagi untuk mematikan kutu2 yang tetap tersisa.
* Buang “gourmand”.
Pada tanaman mawar yang dimenggunakan tehnik grafting, kadang-kadang nampak tunas yang keluar dari batang bawah. di prancis tunas ini di sebut gourmand. kita dapat mengetahui gourmand ini dikarenakan wujud dauannya yang kecil, tidak sama dengan daun mawar yang digunakan sebagai batang atas. buangi serta matikan gourmand itu dikarenakan jika dilewatkan dapat mendominasi mawar serta mematikan mawar batang atas.
Barangkali bingung ya, gini penuturannya : mawar tehnik grafting ( orang di indonesia kerap nyebut sebagai mawar cangkokan ) terdiri dari 2 sisi, batang bawah yaitu mawar liar untuk perakaran yang kokoh serta tanaman yang kuat serta batang atas berbentuk mawar yg membuahkan bunga yang indah. apabila tunas dari batang bawah dilewatkan tumbuh serta berkembang, maka ia dapat mendominasi tanaman serta selanjutnya batang atas yg membuahkan bunga indah tidak berkembang serta selanjutnya mati.
Gampang mudahan memilih type mawar yang pas, ikuti panduan menanam serta menjaga mawar anda dapat mempunyai taman mawar yang indah serta berbunga lebat serta kontinyu. di waktu yang akan tiba saya dapat menulis dengan lebih terinci perihal menanam mawar, memindahkan mawar, memperbanyak mawar dengan stek serta grafting serta panduan budidaya mawar yang lain.
Cara Budidaya Bunga Mawar
Bunga mawar merupakan bunga yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Bunga ini merupakan lambang kehidupan religi dan cinta dalam kehidupan manusia, sehingga sangat banyak digunakan dalam hiasan pernikahan dan dalam acara romantis bersama pasangan.
Bunga mawar memiliki banyak varhetas dan aneka warna yang menarik. Seiring meningkatnya akan permintaan bunga ini maka banyak budidaya bunga mawar dilakukan. Budidaya bunga mawar dapat dilakukan oleh siapa saja yang penting rajin dan menyayangi tumbuhan bunga ini. Budidaya dapat dilakukan untuk sekedar hobi ataupun untuk agrobisnis. Berikut tahapan dalam budidaya bunga mawar:
- Mempersiapkan bibit. Bibit bunga mawar bisa didapat dengan berbagai cara diantaranya dengan stek batang, okulasi, mencangkok, dan menanam biji. Untuk pemula yang baru belajar dan ingin memperoleh hasil yang cepat tanpa menunggu lama dapat juga membeli dari penjual bibit bunga mawar dalam polybag yang sudah berumur setengah tahunan. Pemilihan bibit ini sangat menentukan mawar yang akan dihasilkan kelak.
- Mempersiapkan lahan dan media tanam. Persiapan dilakukan dengan membuat lubang-lubang pada lahan yang telah disediakan, lubang yang dibuat memiliki diameter sekitar 15 cm dan memiliki kedalaman sekitar 35 cm. Kemudian tanam bibit yang telah dipersiapkan pada lahan. Selesai penanaman bibit, bibit yang yang baru ditanam tadi diberi air sampai cukup basah.
- Merawat bunga mawar. Perawatan pada bunga ini diantaranya:
- Penyiangan dari rumput liar dan gulma yang tumbuh di sekitar bunga mawar.
- Pemupukan, untuk pemupukan dilakukan secara rutin 3-4 bulan sekali dengan dosis sesuai kondisi tanaman. Pemupukan bisa dengan memberikan pupuk NPK sebanyak 5 gram pupuk/tanaman.
- Penyiraman, penyiraman ini sangat penting terutama pada saat fase pertumbuhan. Penyiraman dilakukan sehari minimal 1 kali dan dilakukan paling baik di waktu pagi dan sore hari saat suhu udara tidak terlalu panas sehingga penguapan air dari tanah kecil.
- Pemangkasan, ini dilakukan agar memperoleh batang yang kokoh, tanaman menghasilkan tunas-tunas muda baru sehingga produktivitasnya meningkat, peremajaan tanaman, dan menjaga tanaman selalu dalam kondisi sehat.
Sumber:
http://duniatanaman.com
Bunga Mawar
| Rose | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Rosa canina | ||||||||||||||
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||||
| ||||||||||||||
| Spesies | ||||||||||||||
| antara 100-150 |
Mawar adalah tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar yang terdiri lebih dari 100 spesies kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.
Sebagian besar spesies mempunyai daun yang panjangnya antara 5-15 cm, dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah. Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun.
Bunga terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian Rosa sericea yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Warna bunga biasanya putih dan merah jambu atau kuning dan merah pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak.
Bunga menghasilkan buah agregat (berkembang dari satu bunga dengan banyak putik) yang disebut rose hips. Masing-masing putik berkembang menjadi satu buah tunggal (achene), sedangkan kumpulan buah tunggal dibungkus daging buah pada bagian luar. Spesies dengan bunga yang terbuka lebar lebih mengundang kedatangan lebah atau serangga lain yang membantu penyerbukan sehingga cenderung menghasilkan lebih banyak buah. Mawar hasil pemuliaan menghasilkan bunga yang daun mahkotanya menutup rapat sehingga menyulitkan penyerbukan. Sebagian buah mawar berwarna merah dengan beberapa perkecualian seperti Rosa pimpinellifolia yang menghasilkan buah berwarna ungu gelap hingga hitam.
Pada beberapa spesies seperti Rosa canina dan Rosa rugosa menghasilkan buah rose hips yang sangat kaya dengan vitamin C bahkan termasuk di antara sumber vitamin C alami yang paling kaya. Buah rose hips disukai burung pemakan buah yang membantu penyebaran biji mawar bersama kotoran yang dikeluarkan. Beberapa jenis burung seperti burung Finch juga memakan biji-biji mawar.
Pada umumnya mawar memiliki duri berbentuk seperti pengait yang berfungsi sebagai pegangan sewaktu memanjat tumbuhan lain. Beberapa spesies yang tumbuh liar di tanah berpasir di daerah pantai seperti Rosa rugosa dan Rosa pimpinellifolia beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yang mungkin berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat dimakan binatang, menahan pasir yang diterbangkan angin dan melindungi akar dari erosi. Walaupun sudah dilindungi duri, rusa kelihatannya tidak takut dan sering merusak tanaman mawar. Beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.
Mawar dapat dijangkiti beberapa penyakit seperti karat daun yang merupakan penyakit paling serius. Penyebabnya adalah cendawan Phragmidium mucronatum yang menyebabkan kerontokan daun. Penyakit yang tidak begitu berbahaya seperti Tepung Mildew disebabkan cendawan Sphaerotheca pannosa, sedangkan penyakit Bercak Hitam yang ditandai timbulnya bercak-bercak hitam pada daun disebabkan oleh cendawan Diplocarpon rosae. Mawar juga merupakan makanan bagi larva beberapa spesies Lepidoptera.
Mawar tumbuh subur di daerah beriklim sedang walaupun beberapa kultivar yang merupakan hasil metode penyambungan (grafting) dapat tumbuh di daerah beriklim subtropis hingga daerah beriklim tropis.Selain sebagai bunga potong, mawar memiliki banyak manfaat, antara lain antidepresan, antiviral, antibakteri, antiperadangan, dan sumber vitamin C. Minyak mawar adalah salah satu minyak atsiri hasil penyulingan dan penguapan daun-daun mahkota sehingga dapat dibuat menjadi parfum. Mawar juga dapat dimanfaatkan untuk teh, jelly, dan selai. [1][2]
| Rosa alba 'Semi-plena' |
| Rosa alba 'Maiden's Blush' |
| Mawar 'Zépherine Drouhin' |
| 'Königin der Rosen', salah satu contoh mawar Hybrid Tea |
| 'Borussia', Mawar Floribunda |
Mawar Taman secara umum digolongkan menjadi 3 kelompok besar:
- Wild roses (Mawar Liar): asalnya tumbuh liar, bentuk bunga sederhana, sudah dikenal manusia sejak zaman dulu. Beberapa spesies mawar terkemuka yang disebut di atas dan beberapa hibrida yang dihasilkannya merupakan contoh mawar liar.
- Old Garden Roses: tanaman hasil persilangan sebelum diperkenalkannya Hybrid Tea pada tahun 1867. Bentuk bunga unik dan berbau harum. Berikut ini adalah jenis-jenis mawar Old Garden disusun menurut urutan umur dari yang paling tua:
- Alba: "mawar putih" hasil persilangan Rosa arvensis dengan Rosa alba. Alba merupakan contoh Mawar Taman yang paling tua, dibawa ke Inggris oleh bangsa Romawi kuno. Berbunga setahun sekali. Contoh: 'Semi-plena', 'White Rose of York'.
- Gallica: hasil persilangan dari Rosa gallica yang berasal dari Eropa bagian tengah dan selatan. Berbunga sekali di musim panas. Contoh: 'Cardinal de Richelieu', 'Charles de Mills', 'Rosa Mundh' (Rosa gallica versicolor).
- Damask - dibawa ke Eropa dari Persia oleh Robert de Brie sekitar tahun 1254 dan tahun 1276. Mawar jenis Summer Damasks (persilangan antara mawar Gallica dengan Rosa phoenicea) berbunga sekali di musim panas. Mawar jenis Autumn Damasks (persilangan antara Gallica dengan Rosa moschata) berbunga di musim gugur. Contoh: 'Ispahan' dan 'Madame Hardy'.
- Centifolia atau dikenal juga sebagai Provence: secara harafiah berarti "seribu daun mahkota" adalah hasil pemuliaan di abad ke-17 di Belanda. Berbunga setahun sekali, misalnya: 'Centifolia' dan 'Paul Ricault'.
- Moss: masih kerabat dekat Centifolia, batang dan daun-daun kelopak seperti ditumbuhi lumut berwarna hijau. Berbunga setahun sekali. Contoh: 'Comtesse de Murinais', 'Old Pink Moss'.
- China: dapat berbunga berkali-kali sepanjang musim panas hingga akhir musim gugur. Ada 4 jenis ('Slater's Crimson China' 1792, 'Parsons' Pink China' 1793, 'Hume's Blush China' 1809, dan 'Parks' Yellow Tea Scented China' 1824) yang dibawa masuk ke Eropa pada akhir abad ke-18 dan abad ke-19. Jenis-jenis ini kemudian dimuliakan menjadi mawar Old Garden yang dapat berbunga berkali-kali, seperti 'Old Blush China' dan 'Mutabilis'.
- Portland: dinamakan untuk mengenang Duke of Portland menerima mawar dari Italia pada tahun 1800). Mawar yang sering dikenal sebagai 'The Portland Rose' (nama lain: Rosa paestana atau 'Scarlet Four Seasons' Rose') merupakan moyang mawar Portland. Contoh: 'James Veitch', 'Rose de Rescht', 'The Portland Rose'.
- Bourbon: Mawar yang berasal dari l'Île de Bourbon (sekarang disebut Réunion, koloni Perancis di Lautan Hindia) diperkenalkan di Perancis pada tahun 1823. Hasil persilangan 'Autumn Damask' dan 'Old Blush China'. Berbunga berkali-kali. Contoh: 'Louise Odier', 'Mme. Pierre Oger', 'Zéphirine Drouhin'.
- Hybrid Perpetual: Mawar yang banyak dijumpai di Inggris pada zaman Victoria, merupakan keturunan dari Bourbon. Berbunga berkali-kali. Contoh: 'Ferdinand Pichard', 'Reine Des Violettes'.
- Tea: Mawar hasil persilangan 'Hume's Blush China' atau 'Parks' Yellow Tea Scented China' dengan berbagai jenis Bourbon dan Noisette. Berbunga berkali-kali walaupun tidak selalu berbau harum seperti teh. Contoh: 'Lady Hillingdon'.
- Bermuda "Mysterious" Roses (Mawar "Misterius" Bermuda): kelompok yang terdiri dari beberapa lusin Mawar asal Bermuda yang sudah dibudidayakan paling tidak selama satu abad di Bermuda sewaktu "ditemukan." Kemungkinan besar Mawar Bermuda merupakan percabangan atau kultivar Mawar Old Garden yang dibuang karena dianggap tidak bisa dipakai. Mawar Bermuda mempunyai nilai ekonomi yang tinggi karena bisa ditanam di daerah tropis dan semi tropis. Mawar jenis ini dapat berbunga dalam cuaca panas dan lembap. Tahan terhadap kerusakan disebabkan oleh Nematoda dan penyakit Bercak Hitam yang menjadi ancaman budidaya mawar di iklim panas dan lembap. Mawar Bermuda disebut "mawar misterius" karena nama asli jenis ini sudah tidak diketahui lagi dan hanya diberi nama berdasarkan nama pemilik taman.
- Climbing Roses (Mawar Memanjat): kelompok yang suka merambat di pagar atau bangunan kanopi, misalnya: Ayrshire, Climbing China, Laevigata, Sempervirens, Noisette, Boursault, Climbing Tea, dan Climbing Bourbon.
- Shrub Roses (Mawar Semak): kelompok dengan kebiasaan semi-memanjat, merambat pada pagar dan bangunan kanopi. Bunga kecil sampai sedang, mekar tahan lama.
- Modern Garden Roses (Mawar Modern Garden): Keturunan dari mawar Old Garden dan bentuknya beraneka ragam. Kelompok ini dibagi-bagi berdasarkan ukuran tanaman dan ciri khas bunga, misalnya: "tanaman semak dengan bunga besar," tanaman semak dengan bunga besar berulang kali," "bunga berkelompok," "menjalar, bunga berulang kali," "semak pendek, berbunga sekali." Sebagian besar kultivar model mutakhir dapat digolongkan ke dalam 2 kelompok:
- Hybrid Tea: Mawar yang ideal untuk bunga potong karena satu batang bisa menghasilkan 5 sampai 6 bunga. Bunga berukuran besar dan anggun, memiliki daun mahkota yang tersusun rapat dan pinggirannya sedikit terlipat ke luar (lihat foto), sering ditanam di kebun-kebun kecil dan disematkan pada jas sewaktu menghadiri upacara pernikahan.
- Floribunda: bunga kecil-kecil yang merupakan kelompok dari 10 bunga atau lebih pada satu batang. Bunga yang rimbun mencolok dari kejauhan sehingga bagus untuk ditanam di taman-taman umum dan ruang-ruang terbuka lainnya.
- Buck Roses: namanya diambil dari nama Profesor Griffith Buck (ahli hortikultura dari Iowa State University) yang memuliakan lebih dari 90 varietas mawar. Buck roses tahan terhadap penyakit dan keganasan musim dingin.
- English Roses: kelompok yang merupakan hasil hibrida antara mawar Old Garden dan mawar modern. Bunga berbau harum dan berbunga berulang kali.
- Miniature Roses: kelompok dengan bunga berukuran mini (diameter 2-5 cm) dan berbunga berulang kali.
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Mawarhttp://id.wikipedia.org/wiki/Mawar









